Thursday, February 23, 2017

Panduan Lengkap Cara Menutup Kartu Kredit yang Benar

Untuk menutup kartu kredit, awalnya saya pikir hanya dengan cara menggunting kartunya saja. Ternyata cara ini tidak cukup. Kita harus memastikan bahwa kartu kredit kita sudah benar-benar tidak aktif. Mengguntingnya menjadi dua atau berkeping-keping karena saking kesalnya dengan kartu kredit, tidak akan bisa menonaktifkan kartu kredit kita.
Kartu Kredit - Source: Pixabay

Memiliki kartu kredit memang ada manfaat buat kita. Kelebihan-kelebihan kartu kredit diantaranya:
- Kita bisa belanja tanpa repot membawa uang asli,
- Ada promo belanja, sehingga bisa menghemat
- Diskon belanja di rumah makan tertentu
- Adanya fasilitas cicilan dengan bunga atau tanpa bunga
- Dapat reward, dll

Cara menggunakan kartu kredit begitu mudah. Hal ini sering membuat saya terlena memakainya. Tahu-tahu limit kartu kredit sudah banyak terpakai. Kalau sudah begini, tagihan jadi membengkak. Pengeluaran bulanan yang seharusnya terkontrol jadi amburadul. Pada kondisi seperti ini, kita harus segera evaluasi diri. Apakah kartu kredit masih diperlukan untuk kehidupan sehari-hari kita? Atau malah membuat kita kewalahan dalam mengatur anggaran keluarga?

Hal penting yang harus kita waspadai adalah hutang kartu kredit ini tidak akan bisa dihapus begitu saja oleh Bank walaupun kita meninggal dunia. Hutang kartu kredit akan dibebankan kepada keluarga kita yang ditinggalkan. Ngeri khan? Apalagi transaksi kartu kredit nya transaksi cash advance yang nota bene berbunga tinggi, dan bunga berbunga jika tidak dibayarkan.

Ok, pekan ini saya sudah resmi menonaktifkan kartu kredit saya. Ada dua cara menutup kartu kredit, bisa by phone ke call center bank penerbit kartu, dan bisa datang langsung ke kantor cabang bank penerbit kartu terdekat. Saya memilih menutupnya dengan by phone. Karena lebih irit waktu dan tenaga.


Berikut adalah langkah –langkah cara menutup kartu kredit kita yang benar:

1. Lunasi Dulu Tagihan dan Semua Cicilan

Kartu kredit tidak bisa ditutup jika ada tagihan yang belum dibayar. Jadi kita harus menunggu sampai cut off transaksi bulanan, lalu menunggu tagihan datang di hari berikutnya.

Misalnya kartu kredit saya, tanggal cut off transaksinya setiap tanggal 20. Satu atau dua hari berikutnya, tagihan kartu kredit ini akan datang ke saya. Saya menggunakan fasilitas email untuk pengiriman tagihan agar lebih efektif, karena saya tidak selalu berada di rumah dan kantor.

Tagihan yang masuk di email saya pada tanggal 21 adalah
tagihan seluruh transaksi kartu kredit saya dari tanggal 21 bulan sebelumnya hingga tanggal 20 bulan ini.


Bagaimana Menutup Kartu Kredit, Jika di Tagihan Kita Masih Ada Cicilan?

Gunting kartu kredit - Source: Flickr.com

Fasilitas kartu kredit yang banyak digemari adalah fasilitas cicilan. Di kartu kredit BCA, jumlah belanjaan senilai 500rb sudah bisa dicicil. Waktu cicil mulai dari 3 bulan hingga 36 bulan. Bagaimana cara menutup kartu kredit yang masih ada cicilan berbulan-bulan ke depan. Berikut adalah simulasinya:

Misalnya saya memiliki cicilan kartu kredit hingga 12 bulan. Saat ini saya sudah menginjak bulan ke 6 cicilan. Dan saya mau tutup kartu kredit saya. Maka sebelum tanggal cut off transaksi yakni tanggal 20 pukul 23 (sebelum ganti hari). Saya harus menelpon call center BCA. Nomor kontak halo BCA di 1500888. Saat terhubung, mesin penjawab akan memandu kita. Langsung saja tekan 1 untuk bahasa Indonesia dan 0 untuk berbicara dengan petugas call center nya. Biar hemat pulsa.

Utarakan maksud kita, bahwa kita mau melunasi pembayaran cicilan. Selanjutnya petugas call center BCA akan memverifikasi kesesuaian data. Seperti:
- nomor kartu kredit atau customer
- nama, alamat penagihan, jumlah limit, dll.

Note: Ketentuan pelunasan cicilan kartu kredit di BCA, kita hanya bayar sisa pokok nya saja plus 100rb atas biaya pelunasan.

Jika proses pengajuan pelunasan cicilan sudah selesai, kita tunggu saja besok atau lusanya untuk kita cek kesesuaian jumlah tagihan yang datang. Di tagihan kita nanti akan ada rincian pelunasan cicilan yang kita minta by phone kemarin. Lalu, seperti biasa langsung saja kita bayar semua jumlah tagihannya. Jika sudah, silahkan cek limit kartu kredit. Bisa dengan cara cek di ATM, SMS, atau bisa juga telpon call center. Jika limit kartu kredit sudah kembali full, berarti tagihan sudah lunas.



2. Menelpon Call Center Bank Untuk Menutup Kartu Kredit

Setelah kita melunasi semua tagihan dan cicilan kartu kredit. Kita sudah bisa mengurus proses penutupan kartu kredit kita ke tahap selanjutnya, yakni konfirmasi penutupan kartu kredit.

Saya melakukan konfirmasi by phone via hallo BCA/call center di 1500888. Gambarannya seperti ini:
- Tekan 1
- Tekan 0
- Masukkan nomor kartu kredit/customer
- Petugas call center akan menjawab telpon kita dan bertanya nama dan tujuan kita
- Kita beritahu, kita hendak menutup kartu kredit
- Petugas call center akan verifikasi data diri kita
- Petugas call center akan mengecek status tagihan kita
- Jika hasil ceknya ok, Petugas call center akan membuat laporan penutupan kartu kredit
- Kita tulis nomor lapornya (untuk bukti kita kalau kita sudah menutup kartu kredit)
- Petugas call center akan menghubungkan kita ke bagian penutupan kartu kredit
- Petugas penutupan kartu kredit akan konfirmasi nama kita dan menanyakan kembali keputusan kita akan tetap menutup atau tidak
- Kita jawab dengan yakin saja, kalau kita sudah putuskan ingin menutup kartu kredit
- Lalu petugas menyarankan kita untuk menggunting kartu kredit kita
- Selesai.


3. Gunting Kartu Kredit nya

Selamat buat Anda yang sudah berada di tahap ini. Bagaiman rasanya setelah kartu kredit anda sudah ditutup? Legaa, khan. Yuk sekarang kita potong kartunya di bagian hitamnya yah. Mau dipotong berkeping-keping juga silahkan. Hehe.
Potongan Kartu Kredit - Source: Flickr.com


Saya mengalaminya sendiri, rasanya begitu plong dan tenteram. Menutup kartu kredit adalah pilihan yang tepat untuk orang yang belum bisa mengatur keinginan berbelanja.

Saya sih, mulai saat ini berprinsip. Kalau ingin belanja, jika ada uang ya beli, kalo ga ada uang ya sudah ga usah beli. Apalagi barang yang ingin dibeli bukan barang kebutuhan kita, dimana sehari-hari, hidup kita juga tetap baik-baik saja tanpa ada barang yang mau kita beli tersebut.

Saya doakan semoga Anda selalu semangat dan bersegera melunasi hutang-hutang Anda.

2 comments: